me.yatno.web.id

Merubah tanggal localtime di server ubuntu

Image/Photo

Kemarin sore ada laporan unik dari temen saya, katanya email yang diterima olehnya selalu salah tanggal.

Kasusnya seperti ini, Secara fungsi Email berhasil dikirim dan diterima pada saat itu juga hanya berjeda 1-5 menit saja dan ini normal akantetapi di emailclient email tersebut masuk ke folder yesterday mails. Koq bisa ya? Harusnya kan masuk ke folder today mails.

Kemudian saya mulai mencari-cari informasi tentang ini, Saya mulai dengan melihat source email yang berhasil terkirim dan diterima tersebut. Ternyata memang diterima oleh server pada tanggal kemarin.

Return-Path: <hi@yatno.web.id>
Delivered-To: admin-support@domain.co.id
Received: from mail.domain.co.id (mail.domain.co.id [127.0.0.1])
	by mail.domain.co.id (Postfix) with ESMTP id 45XG144rTsz1yGY
	for <admin-support@domain.co.id>; Sun, 24 Jun 2019 21:05:44 -0700 (PDT)


Terlihat di source mail diatas, email received di server pada sun 24 Jun 2019 21:05:44 Padahal email itu dikirim dan diterima pada tanggal 25 Jun 2019

Dengan ini jelaslah bahwa kesalahan ada di server email.

Kemudian saya login ke server untuk melakukan checking localtime di server dengan command `timedatectl`

root@mail:~# timedatectl
                      Local time: Mon 2019-06-24 11:36:36 WIB
                  Universal time: Mon 2019-06-24 04:36:36 UTC
                        RTC time: Mon 2019-06-24 04:37:09
                       Time zone: Asia/Jakarta (WIB, +0700)
       System clock synchronized: no
systemd-timesyncd.service active: yes
                 RTC in local TZ: no


Ternyata confirmed, Local Time di server adalah tanggal 2019-06-24 Jadi harus kita rubah localtime diserver ini agar sesuai tanggal yang benar yaitu 25 Juni 2019

Untuk melakukan perubahan localtime Pertama sekali saya mencoba setup Timezone server agar sesuai dengan letak fisik server berada. Kebetulan server ini ada di jakarta. Command yang digunakan untuk merubah timezone adalah `dpkg-reconfigure tzdata` Kita tinggal memilih nama benua dan nama kota saja.

root@mail:~# dpkg-reconfigure tzdata

Current default time zone: 'Asia/Jakarta'
Local time is now:      Mon Jun 24 11:37:29 WIB 2019.
Universal Time is now:  Mon Jun 24 04:37:29 UTC 2019.


Bisa juga dengan command satu baris langsung, `timedatectl set-timezone Asia/Jakarta`

root@mail:~# timedatectl set-timezone Asia/Jakarta


Selanjutnya saya merubah tanggal diserver agar sesuai dengan tanggal dan jam saat ini, dengan command `date --set`

root@mail:~# date
Mon Jun 24 11:38:14 WIB 2019
root@mail:~# date --set "25 Jun 2019 11:32:00"
Tue Jun 25 11:32:00 WIB 2019
root@mail:~# date
Tue Jun 25 11:32:02 WIB 2019


Final crosscheck, jalankan lagi command `timedatectl` Kita check apakah localtime sudah berubah atau belum.

root@mail:~# timedatectl
                      Local time: Tue 2019-06-25 11:32:16 WIB
                  Universal time: Tue 2019-06-25 04:32:16 UTC
                        RTC time: Mon 2019-06-24 04:42:36
                       Time zone: Asia/Jakarta (WIB, +0700)
       System clock synchronized: no
systemd-timesyncd.service active: yes
                 RTC in local TZ: no
root@mail:~#


Terlihat bahwa local time sudah benar, Selanjutnya check fungsi email dan alhamdulillah ternyata berhasil.

Email email yang diterima sekarang masuk ke folder today.

penulis, Abuhanin
25-Juni-2019

#localtime #email #server #linux
Linux

Joplin sebagai alternatif evernote di dunia opensource

Image/Photo

Hi Pembaca Budiman nan Berakhlakul Karimah.

Kali ini saya ingin berbagi cerita tentang aplikasi pencatat yang biasa orang sana menyebutnya Note Taking Application.

Note taking Application yang saat ini berjaya dan merajai pasar adalah sebuah aplikasi besutan perusahaan asal amerika yaitu evernote.

Evernote ini unggul dalam persaingan karena dialah yg pertama kalinya memperkenalkan system Sync to all devices pada dunia catat mencatat. Jadi user dari evernote bisa mencatat dimana saja, baik di laptop atau gadget, kemudian semua tulisannya akan tersinkronisasi secara otomatis kesemua devices yang dia miliki. User bisa saja memulai menulis di gadget handphone saat berada di perjalanan kemudian setelah sampai di tujuan dia bisa melanjutkan tulisannya di laptop tanpa perlu copy paste dari gadgetnya karena aplikasi evernote di laptopnya sudah tersinkronkan dengan gadgetnya.

Ini hebat.

Tapi sayangnya evernote menyisihkan para pengguna gnu/linux dibelakang punggungnya. Ini sama persis seperti aplikasi Close Source pada umumnya. Evernote tidak membuat aplikasi bagi user linux.

Menyedihkan, tapi dunia opensource sepertinya tidak tinggal diam. Programmer dan penggiat aplikasi opensource juga membuat aplikasi pencatat yang dapat berjalan dan bersinkronasi dengan luwes di banyak devices.

Salahsatu aplikasi opensource yang menonjol dalam bidang note taking application ini adalah joplin.

Programmer pengembang joplin membuat joplin tersedia disemua platform devices, Linux, Mac, Windows, Iphone, Android, bahkan di shell terminal.

Joplin menawarkan beberapa pilihan dalam sistem sinkronisasi nya, kita bisa menggunakan dropbox, onedrive, nextcloud, owncloud, bahkan bisa juga hanya dengan dav file sistem. Ini suatu keunggulan joplin bagi saya, karena kita tidak di lock down ke satu platform saja.

Penulis, abuhanin bapake hanin

Mt yatno.
#aplikasi #note #evernote #sync #linux #opensource #joplin #owncloud
Linux
Later posts Earlier posts